Rabu, 23 Maret 2011

Bertanya... Kemana Arahnya?

Saya ingat waktu SD pernah tersesat saat berkemah di Bumi Perkemahan Cibubur. Untungnya saya tidak sendirian, beberapa teman saya juga ikut tersesat gara-gara ingin tau ini itu!?. yaaach.. namanya juga anak-anak, penasaran sama tempat seperti hutan. 
Kami anak-anak pemberani yang siap diterkam macan (Alaaah.. belagu sekali dikau deb..!) dan ternyata benar, benar-benar belagu saya. Buktinya yang tersesat seperti aku dan teman-teman, hatinya senang campur takut. Mungkin senang karena bisa tau banyak ada apa aja di perkemahan Cibubur itu. Tapi takutnya, kami nggak bisa pulang keperkemahan kami.  Auw.. kami takut ga bisa balik!!
Dengan nada penuh percaya diri saya mengatakan dengan lantang kepada teman-teman, "Hai kawan-kawan, ada patah mengatakan malu bertanya sesat dijalan". "Pepatah kali..???" oiya... salah ya, bukan patah tetapi pepatah. (Namanya juga anak-anak, belagu lagi).
Aneh!, padahal nggak serem-serem amat nih tempat, banyak orang tapi mereka sibuk dengan kegiatan pramukanya masing-masing. Akhirnya salah satu temanku bertanya kepada kakak-kakak yang ada disitu.
"Kak, kami tersesat... grup bajak laut Melati dimana yaa?" (maksudnya grup pramuka Melati gitu, hehe). Namun sayang seribu kali sayang… kakak itu nggak tau.
Beberapa orang sudah kami tanya, yang ada kami tambah tersesat. Kami memutuskan untuk puter balik dan liat-liat siapa yang ingat patokan-patokan jalan pulang ketenda grup Melati kami
Dengan penuh percaya diri kami tidak akan bertanya-tanya lagi, bukan karena percuma bakal tambah tersesat, tapi kami ingat pepatah plesetan setan. "Malu bertanya sesat dijalan, banyak bertanya malu-maluin". ya ellaaaah.., sama saja kaleee... apa iya?.
Hari sudah makin sore, kami melewati tempat suting Brama Kumbara, ternyata tembok-temboknya terbuat dari... apa yach? kaya sterofom tapi kuat juga, udah lah sebut saja "kardus campur sterofom". beres kan..? 
Saking herannya sama tembok sambil ketawa-ketiwi, kami lupa dengan tujuan kami. "Woooii, udahlaaah.. kita kan mau balik! kok malah menelusuri tembok sih?" temenku teriak. (sekali lagi, namanya juga anak-anak! lupa sama tujuan hhihihi).
Kami sadar lalu kami berjanji, apapun yang menggoda naluri anak-anak kami, kami akan tetap fokus sama tujuan, yaitu balik ke perkemahan Melati.
Petantang-petenteng kami berjalan, kami kelelahan juga dengan usaha kami mencari Grup Melati. Alhamulillah-nya kami nggak ada yang menangis. walaupun air minum habis, kaki pegel-pegel, kami tetap berusaha. "Tuhan pasti sanggup kasih kita jalan untuk pulang". hehe kalimat tadi itu versi dewasa loh. Anak-anak bandel kaya kami mana inget Tuhan. Paaaarah..!!
Woi liat tuh!, itu dia grup Mawar" teriak senang anak kelelahan yang tersesat tadi. (Padahal sih temen sendiri, seolah saya nggak ada di TKP). Grup Mawar adalah tetangga sekolah kami.
Akhirnyaaaa... ketemu juga kapal kita nih. Masih rame aja. Ternyata udah pada mandi, kami belum!?!?!?
Untung saja kamu liat grup mawar Tom (nama samara, bukan karena dirahasiakan tapi aku lupa nama temenku ini). Ah, masa sih karena Tom itu. Bukannya kami yang tersesat pake ilmu fokus dan berusaha semaksimal mungkin.
Buktinya kata para motivator, orang-orang fokus dan kerja keras dapat berhasil dibidang pekerjaannya. Berarti bukan karena Tom saja donk?, itu karena kita memakai ilmu fokus dan usaha keras.
Apalah artinya kata-kata fokus buat anak-anak SD kaya kami yang tersesat ini?. Yang penting kami bisa pulang dengan selamat, walau berakit-rakit kehulu berenang-renang kemudian. Lanjutkan kegiatan pramukamu teman-teman, ayo kita nyalakan api unggun.! Ayooo.

1 komentar:

Woelan Coel Me Oel mengatakan...

dasar bocah tengilll, bocah ngeyel sampe sekarang juga masih ngeyel..oupsss..udah ga deng,,udah berubah..semoga gag ngeyel lagi yaaa..heheheh..nice story...

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...